Kamis, 02 Juli 2026

Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Dasar

 

T1.1.5. Aktivitas 5. Merefleksikan Pembelajaran Menjawab Pertanyaan dari Tantangan Pembelajaran






1.     Apa yang menjadi tantangan utama yang dihadapi Yoga dalam proses belajar di kelas?

Berdasarkan cerita yang disajikan, tantangan utama yang di hadapi yoga adalah ketidak mampuan mengakses informasi visual yang menjadi inti dari pembelajaran diagram siklus air yang ditampilkan melalui LCD sangat membantu murid lain. Tetapi tidak dapat di akses oleh yoga sebagai penyandang disabilitas netra. Yoga yang merupakan anak cerdas, biasanya penuh semangat, dan sangat senang bercerita. Menjadi murung usai jam pelajaran. Cara penyampaian guru masih bergantung pada penunjukan visual (misalnya “ bagian ini”, “yang ini”) tanpa mendeskripsikan verbal yang detail yang membuat yoga semakin kesulitan dalam memahami materi. Yoga tidak mencatat apapun selama pelajaran ipa. Ia tidak dapat membayangkan gambar diagram siklus air dan bagian bagiannya yang disajikan melalui layar LCD. Hal ini menunjukkan bahwa pelajaran nbelum sepenuhnya dirancang secara inklusif untuk kebutuhan semua murid.

2.     Bagaimana kira-kira dampak tantangan tersebut dalam pembelajaran?

Dampat yang dirasakan yoga cukup besar. Antara lain :

·       Kesulitan memahami konsep karena tidak dapat menemukan representasi sesuai dengan kebutuhannya

·       Tidak dapat mengikuti pelajaran secara optimal sehingga tertinggal ndari teman temannya

·       Menurunnya kepercayaan diri terlihat dari sikap murung dan tidak mencatat

·       Berpotensi merasa tidak dilibatkan atau tidak mendapat kesempatan belajar setara

·       Jika ini terjadi terus menerus yoga akan kehilangan semangat belajar padahal ia memiliki potensi diri dan semangat yang tinggi

Kesimpulan :

Kasus ini menunjukkan bahwa tantangan ini bukan terletak pada kemampuan yoga tetapi pada akses pembelajaran yang belu merata. Hal ini mejadi pengingat bahwa pembelajaran yang efektif harus mampu menjangkau semua murid. Terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus agar setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang setara.

 

Tidak ada komentar: