Jumat, 26 Juni 2026

T3.1.3. Aktivitas 3. Memperkaya Pemahaman Persepsi Guru terhadap DUP

 


 
T3.1.3. Aktivitas 3. Memperkaya Pemahaman Persepsi Guru terhadap DUP

 

Refleksi

Nur Dinawati, S.Pd, Gr

SMK Negeri 1 Selayar

 

1. Pemahaman baru yang diperoleh
Melalui bacaan ini, saya memahami bahwa neurodiversitas merupakan keberagaman cara kerja otak dalam menerima, mengolah, dan merespons informasi. Murid dengan neurodiversitas, seperti yang memiliki ADHD, autisme, disleksia, atau kondisi lainnya, bukan berarti kurang mampu, tetapi memiliki cara belajar, berkomunikasi, dan berinteraksi yang berbeda. Saya juga menyadari bahwa hambatan yang mereka alami sering kali muncul karena lingkungan belajar belum mengakomodasi kebutuhan mereka. Dan saya juga pelihat bahwa perilaku mereka sebenarnya sesuatu yang tidak mereka sengaja. Semua itu terjadi secara alami sehingga sebagai guru saya merasa saya wajib memahami keadaan mereka. Selain itu saya sebagai guru harus memastikan budaya interaksi antar murid di sekolah menerima keberadaan mereka.

2. Pengalaman menemui murid dengan ciri tersebut
Saya pernah mendampingi murid yang sulit mempertahankan fokus, mudah terdistraksi, dan membutuhkan instruksi yang singkat serta berulang. Ada pula murid yang kesulitan bersosialisasi atau merasa tidak nyaman dengan suara yang terlalu ramai. Ketika pembelajaran dibuat lebih terstruktur, menggunakan media visual, dan tugas dibagi menjadi langkah-langkah kecil, mereka dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih baik.

3. Respons selama ini
Selama ini saya berusaha memberikan arahan yang jelas, menggunakan variasi metode pembelajaran seperti menambahkan video yang sesuai dengan pelajaran yang sedang saya ajarkan pada saat pertemuan dalam kelas, memberikan waktu tambahan jika diperlukan, serta menciptakan suasana kelas yang menerima perbedaan. Saya juga mencoba membangun komunikasi yang baik dengan orang tua dan rekan guru untuk memahami kebutuhan belajar setiap murid sehingga dukungan yang diberikan lebih tepat.

4. Perasaan setelah membaca artikel
Setelah membaca artikel ini, saya merasa lebih sadar bahwa setiap murid dengan neurodiversitas memiliki kekuatan dan tantangan yang berbeda. Saya terdorong untuk tidak lagi melihat mereka dari keterbatasannya, tetapi dari potensi yang dimiliki. Saya juga semakin memahami bahwa pembelajaran yang inklusif akan memberikan manfaat bagi seluruh murid baik itu yang memiliki kebutuhan khusus atau pun murid reguler, bukan hanya bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

5. Hal yang ingin diubah atau dipelajari selanjutnya
Ke depan, saya ingin mempelajari lebih dalam mengenai karakteristik berbagai kondisi neurodiversitas serta strategi pembelajaran yang sesuai. Saya juga ingin meningkatkan kemampuan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, mengelola kelas yang ramah bagi semua murid, serta menggunakan media dan asesmen yang fleksibel agar setiap murid memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Hasil diskusi dengan Kolega Sekolah

·        Kolaborasi Identifikasi: kami sepakat bahwa mengenali keragaman siswa adalah langkahawal yang krusial. Kami berencana untuk memulai mendokumentasikan profil belajar siswa secara lebih sistematis , termasuk latar belakang sosial budayanya.

·        Strategi ingklusif: rekan saya memberikan masukan untuk tidak cepat menghakimi siswa yang mengalami kesulitan mengikuti proses belajar. Karena bisa jadi ada banyak faktor yang menjadi penyebab tersebut entah dari pengaruh lingkungan keluarga atau bisa jadi trauma yang tersembunyi yang mengganggu rasa aman mereka

·        Pembelajaran yang memanusiakan manusia: kami juga berkesimpulan bahwa keberagaman adalah anugerah yang harus diterima dengan hati terbuka demi menciptakan harmoni dan pembelajaran yang memanusiakan manusia merupakan hak bagi setiap murid yang ada disekolah

·        Pengalaman mengajar murid yang memiliki keberagaman tidak boleh dianggap sebagai beban akan tetapi sebagai bentuk pengabdian untuk membangun peradaban dalam lingkungan sekolah yang ramah bagi semua murid.

Tidak ada komentar: