Sabtu, 27 Juni 2026

T3.2.3. Aktivitas 3. Memperkaya Mencermati Video: Membangun Kelas yang Nyaman untuk Semua

 


 
T3.2.3. Aktivitas 3. Memperkaya Mencermati Video: Membangun Kelas yang Nyaman untuk Semua

 

Nur dinawati

SMK NEGERI 1 SELAYAR

 

Sebelum menonton, siapkanlah kertas atau catatan untuk mencermati hal-hal yang penting seperti:

·        Bagaimana ruang kelas ditata (penataan lingkungan fisik)

Untuk penataan fisik ruang kelas ditata dengan rapi bersih dan nyaman, sehingga murid tampak lebih fokus dan betah belajar. Adapun tampilan yang terlihat di dinding kelas terlihat beberapa pajangan dari hasil karya para murid sehingga membuat suasana dalam kelas menjadi terasa lebih hidup dan memberi penghargaan terhadap usaha murid. Penataan tempat duduk juga memungkinkan murid untuk beinteraksi dan bekerja sama dengan teman-temannya.

·        Bagaimana suasana kelas dibangun (penataan lingkungan non-fisik)

Selain lingkungan fisik, suasana dalam kelas di bangun dengan kehangatan dan nilai positif. Guru menyapa murid dengan ramah, menggunakan bahasa yang lembut, serta memberikan kesempatan kepada semua murid untuk berbicara dan berpendapat. Murid terlihat tidak takut berbicara karena guru merespon setiap jawaban dengan baik dan penuh apresiasi. Hal ini membuat kelas terasa aman, menyenangkan, mendukung keberanian murid untuk belajar. Tidak hanya guru para murid juga terlihat ramah dengan teman-temannya dalam video terlihat ada dua orang anak yang memiliki hambatan yang satunya Down syndrome yang satunya lagi Slow leaner mereka tidak mendapat perlakuan diskriminatif bahkan mereka tetap diterima oleh teman-temannya. Ada juga dua orang siswa lainnya menjadi tutor sebaya untuk siswa yang memiliki hambatan.

·        Apa saja hal sederhana namun bermakna yang dilakukan guru

Saya melihat banyak hal yang sederhana namun bermakna yang dilakukan guru, seperti memberikan pujian, mendekati murid yang mengalami kesulitan, dan memberi semangat kepada murid yang kurang percaya diri. Tindak-tindakan kecil tersebut ternyata mampu membuat muris merasa di hargai dan diperhatikan. Dari pengamatan ini saya belajar bahwa menciptakan kelas yang nyaman tidak hanya melalui fasilitas atau penataan ruang, tetapi juga melalui sikap guru yang peduli, sabar, dan menghargai murid serta para murid yang menerima keberadaan siswa yang punya hambatan dalam belajar.

Lalu, tuliskanlah!

1.     Dari video tersebut, apa hal yang menurut Bapak dan Ibu sangat baik dan bisa menjadi inspirasi untuk membuat kelas menjadi ramah dan inklusif?

Dari video tersebut, hal yang sangat baik dan dapat dijadikan inspirasi untuk menciptakan kelas yang ramah dan inklusif adalah dengan cara guru tidak hanya fokus pada penyampaian materi, tetapi juga memperhatikan kenyamanan, keberanian, dan keterlibatan semua murid dalam pembelajaran. Guru memberikan kesempatan kepada setiap siswa murid untuk berpendapat, menghargai setiap jawaban serta membantu murid yang mengalami kesulitan tanpa membuat mereka merasa malu, sikap guru yang sabar, ramah, dan penuh perhatian membuat suasana kelas terasa aman dan menyenangkan bagi semua murid

2.     Tuliskan satu tindakan nyata yang bisa langsung dilakukan? Apa dampak positif yang diharapkan dari tindakan tersebut?

Satu tindakan nyata yang bisa langsung saya lakukan adalah membiasakan memberi apresiasi dan semangat kepada murid, baik melalui pujian sederhana, sapaan hangat, maupun perhatian ketika mereka mengalami kesulitan belajar dampak positif yang diharapkan dari tindakan tersebut adalah murid menjadi lebih percaya diri, merasa dihargai, dan lebih berani untuk aktif dalam pembelajaran. Selain itu hubungan baik antar guru dan murid juga mampu menciptakan suasana kelas yang lebih nyaman, positif, dan inklusif bagi semua murid tanpa terkecuali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar: