T3.2.4. Aktivitas 4. Menerapkan Konsep Merancang Kelas
Ramah dan Inklusif
Tujuan:
Pada aktivitas ini, Bapak dan Ibu diharapkan dapat
mengidentifikasi kondisi lingkungan fisik dan non-fisik di kelasnya serta
merancang perbaikan yang sesuai dengan komponen yang sudah dipelajari dalam
bagian eksplorasi.
Langkah-Langkah Kegiatan
1. Refleksi Diri
o Tuliskan bagaimana kondisi fisik kelas Bapak
dan Ibu saat ini:
§ Apakah ruang kelas sudah mudah diakses oleh
semua murid?
Untuk kondisi pisik ruang kelas saya saat ini
sudah cukup bersih dan rapi amun masih ada beberapa hal yang perlu di perbaiki agar
lebih ramah, aman, nyaman, dan inklusif bagi semua murid.
§ Apakah tempat duduk, pencahayaan, dan alat
bantu belajar sudah sesuai kebutuhan?
Untuk penataan tempat duduk masih cenderung
berbaris ke belakang sehingga interaksi antar murid belum maksimal, sementara
untuk pencahayaan sudah lumayan maksimal karena setiap kelas yang ada di
sekolah kami di lengkapi jendela pada dua sisi pada sisi bagian dekat pagar
sekolah kami buat lebih rendah sehingga siswa dapat menikmati pemandangan
bagian belakang kelas yang kami buat taman kecil sedangkan di bagian dinding
koridor kami buat lebih tinggi agar fokus siswa tidak lari saat melihat siswa
lain melintas. Dalam kelas terdapat beberapa poster penyemangat dan beberapa
gambar pahlawan ada juga di bagian pojok kelas tempat hasil karya para siswa,
namun saya merasa kelas saya aman bagi anak berkebutuhan khusus kecuali yang menggunakan
kursi roda dan nak low vision karena koridor sekolah tidak dilengkapi jalan
yang lurus, serta ubin yang khusus untuk tuna netra dan low vision
o Tuliskan juga bagaimana suasana non-fisik di
kelas:
§ Bagaimana interaksi sosial di kelas?
Interaksi sosial di kelas cukup baik. Murid
suda mulai terbiasa bekerja sama dan saling membantu walau kadang masih ada
siswa yang malu untuk mencapai pendapat.
- Ap akah
suasana emosional mendukung kenyamanan belajar?
Suasana emosional dalam kelas cukup positif
karena guru berusaha menciptakan pelajaran yang menyenangkan dan tidak
menegangkan. Namun masih perlu upaya agar semua murid merasa lebih percaya diri
dan di hargai
2. Identifikasi Kelebihan dan Kendala
o Lingkungan fisik
|
Kelebihan |
Kendala |
|
ü Bersih, rapi, dan cukup nyaman ü Pencahayaan alami baik pada 2 sisi jendela. ü Pemandangan taman kecil menambah rasa nyaman
saat jenuh. ü Tersedia poster penyemangat, gambar pahlawan
dan juga pojok hasil karya siswa. ü Lingkungan kelas relatif aman |
v Penataan tempat duduk berbaris ke belakang
sehingga sehingga interaksi jadi terbatas. v Aksebilitas belum inklusif: belum ramah
untuk pengguna kursi roda, low vision dan tunanetra,( koridor sekolah belum
memiliki jalan tanjakan yang lurus, belum ada ubin pemandu untuk tuna netra) v Beberapa area penyimpangan dan sirkulasi
masih kurang optimal |
o Lingkungan non fisik
|
Kelebihan |
Kendala |
|
ü Interaksi sosial antar murid cukup baik ü Murid terbiasa saling kerja sama dan
membantu ü Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan
dan tidak menegangkan |
v Masih ada murid yang malu menyampaikan
pendapat v Belum semua murid merasa percaya diri dan di
hargai. v Perlu penguatan dan aturan kelas positif dan
konsisten v Perlu lebih banyak kegiatan yang melibatkan
murid secara aktif |
o Fokus pada hal-hal yang paling berpengaruh
terhadap kenyamanan dan partisipasi murid.
Berdasarkan
hasil identifikasi tersebut, hal yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan
dan partisipasi murid adalah:
1.
Mengubah
penataan tempat duduk menjadi lebih fleksibel
(berkelompok atau berbentuk U) agar interaksi dan kolaborasi meningkat.
2.
Meningkatkan
aksesibilitas kelas secara bertahap sehingga dapat
digunakan oleh semua murid, termasuk murid berkebutuhan khusus.
3.
Membangun
iklim kelas yang lebih inklusif,
yaitu memberikan kesempatan yang sama kepada setiap murid untuk berpendapat,
bekerja sama, dan memperoleh apresiasi sehingga rasa percaya diri serta
keterlibatan belajar meningkat.
3. Rancang Perubahan
o Gambarkan secara sederhana denah atau
deskripsi penataan ulang ruang kelas agar lebih inklusif dan nyaman.

Keterangan penataan :
·
Meja disusun berkelompok
(4-5) untuk mendorong interaksi dan kerja sama
·
Area sirkulasi di buat
lebih luas agar mudah di akses oleh semua murid
·
Tersedia pojok baca,
pojok tenang (calming corner) dan pojok karya siswa
·
Guru lebih mudah
berkeliling, memantau dan membimbing
·
Penataan fleksibel
untuk semua kegiatan (diskusi, presentasi, dan projek)
o Buat rencana sederhana bagaimana Anda akan
membangun iklim sosial dan emosional yang positif, misalnya:
§ Aturan kelas yang mendukung rasa saling
menghargai
ü Kita mendengarkan saat orang lain berbicara
ü Kita menghargai setiap pendapat orang lain
ü Kita saling membantu dan tidak saling mengejek
ü Kita saling menjaga kebersihan dan kerapian
kelas bersama.
ü Kita berusaha yang terbaik dan tidak pernah
menyerah
§ Cara menyambut dan melibatkan murid secara
aktif
ü Menyambut setiap murid dengan senyum dan
sapaan yang hangat
ü Mengajak murid menyampaikan pendapat/ide
melalui pernyataan terbuka
ü Memberi kesempatan berperan untuk semua murid
(pemimpin diskusi, notulen, pembawa materi, dan penjaga waktu)
ü Memberi pujian spesifik untuk setiap kemajuan
murid.
ü Menggunakan ice breaking dan permainan singkat
4. Buat Komitmen Tindakan
o Tuliskan tiga langkah konkrit yang akan Bapak
dan Ibu lakukan segera untuk mewujudkan rencana tersebut
1) Mengubah penataan tempat duduk menjadi
kelompok yang fleksibel dan menyediakan pojok baca serta pojok tenang
2) Membuat dan menerapkan aturan kelas positif
bersama murid serta rutin refleksi emosional.
3) Menyiapkan dan menggunakan alat bantu belajar
yang inklusif (poster visual, label jelas, alat bantu untuk low vision dll)
serta berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk aksebilitas
o Tandai prioritas dan waktu pelaksanaannya.
1) Langkah konkret pertama di prioritaskan lebih
tinggi dilaksanakan pada minggu pertama sampai dengan akhir minggu
2) Langkah konkret kedua di prioritaskan sedang
dilaksanakan pada minggu ke dua dan akhir minggu
3) Langkah konkret ketiga di prioritaskan rendah
dilaksanakan pada minggu ketiga karena akan menunggu persetujuan kepala sekolah
dan banyak hal yang harus di pertimbangkan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar